Contents
- 1 Awal Perjalanan Karier: Dari Layar Lebar Sejak Kecil
- 2 Pendidikan dan Kecerdasan Akademis yang Mengesankan
- 3 Peran-Peran yang Meninggalkan Jejak
- 4 Gaya Akting yang Alami dan Penuh Kedalaman
- 5 Kehidupan Pribadi dan Sorotan Media
- 6 Karakter Pribadi dan Popularitas di Media Sosial
- 7 Inspirasi bagi Generasi Muda
- 8 Lebih dari Sekadar Bintang Film
- 9 Author
Omara Esteghlal adalah salah satu nama aktor muda Indonesia yang saat ini tengah bersinar di jagat perfilman tanah air. Lahir di Jakarta pada 10 Agustus 1999, Omara memulai karier aktingnya sejak usia belia dan terus menunjukkan perkembangan yang konsisten hingga menjadi salah satu aktor yang diperhitungkan oleh industri film Indonesia modern.
Awal Perjalanan Karier: Dari Layar Lebar Sejak Kecil

Omara Esteghlal memulai langkah profesionalnya di dunia akting ketika masih sangat muda. Pada tahun 2011, saat usianya baru sekitar 12 tahun, ia sudah tampil di film “5 Elang”, sebuah komedi keluarga yang memperkenalkan bakat awalnya kepada publik Wikipedia.
Langkahnya terus berlanjut, termasuk peran-peran kecil yang kemudian membentuk pengalamannya dalam berakting. Namun, peran yang benar-benar membawa namanya lebih dikenal luas adalah saat ia berperan sebagai Piyan dalam film populer Dilan 1990 (2018) — sebuah film remaja yang sangat dicintai penonton dan menjadi fenomena di Indonesia kala itu.
Pendidikan dan Kecerdasan Akademis yang Mengesankan
Selain karier seni peran yang gemilang, Omara Esteghlal juga dikenal sebagai sosok yang cerdas dan serius dalam mengejar pendidikan. Ia mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan SMA di United World College, Amerika Serikat, dan kemudian melanjutkan studi ke St. Olaf College di Minnesota. Di sana, Omara Esteghlal mengambil dua jurusan sekaligus yaitu filsafat dan psikologi, yang menunjukkan ketertarikannya pada pemahaman manusia dan kompleksitas jiwa — dua bidang yang tak terpisahkan dari dunia akting.
Pendidikan yang dituntaskannya dengan serius membantunya menganalisis karakter dengan lebih dalam, sebuah kualitas yang membuat performa aktingnya terasa lebih hidup dan berlapis. Hal ini juga menjadi salah satu keunggulan Omara Esteghlal yang membedakannya dari banyak aktor seusianya.
Peran-Peran yang Meninggalkan Jejak
Setelah Dilan 1990, perjalanan karier Omara Esteghlal semakin berkembang. Ia tampil dalam berbagai judul film dengan peran yang beragam, mulai dari drama, komedi, hingga aksi. Beberapa film penting yang dibintanginya antara lain:
1. Budi Pekerti (2023)
Dalam film ini, Omara Esteghlal memerankan karakter Gora. Salah satu adegan yang paling berkesan adalah ketika ia harus berendam di kolam selama hampir 8 jam demi mendapatkan emosi natural dalam adegan tersebut — sebuah pengalaman syuting yang menantang secara fisik maupun mental.
2. Andragogy (2023)
Peran Omara Esteghlal dalam film ini cukup berarti karena berhasil mengantarkannya masuk nominasi Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2023 — sebuah prestasi yang langka dan membanggakan bagi aktor muda.
3. Pengepungan di Bukit Duri
Pada tahun 2025, Omara Esteghlal benar‑benar menjadi sorotan lewat perannya sebagai Jefri dalam film karya sutradara ternama Joko Anwar. Performa luar biasanya membuat ia menang Piala Citra FFI 2025 untuk pemeran pendukung pria terbaik, mengalahkan sejumlah nama besar di industri perfilman Indonesia.
4. Tinggal Meninggal
Omara Esteghlal juga dipercaya menjadi pemeran utama dalam film ini berkat keunikan karakternya yang berbeda dari kebanyakan aktor. Sutradara bahkan memilihnya karena sifat natural dan “keunikan kecil” dalam tingkah lakunya yang dianggap cocok untuk karakter Gema.
Gaya Akting yang Alami dan Penuh Kedalaman

Salah satu hal yang membuat Omara Esteghlal menonjol adalah caranya menjiwai peran tanpa terlihat dibuat‑buat. Baik itu dalam drama emosional maupun komedi dengan nuansa gelap, Omara selalu membawa lapisan emosi yang terasa jujur. Hal ini muncul bukan hanya dari bakat alami, tetapi juga pendekatan intelektualnya terhadap tiap karakter, yang kemungkinan besar dipengaruhi oleh latar belakangnya dalam psikologi dan filsafat.
Dalam film Tinggal Meninggal, misalnya, sutradara dalam satu wawancara menyebutkan bahwa Omara dipilih karena kemampuan alami dalam menampilkan “keanehan” karakter dengan cara yang tampak natural, bukan berpura‑pura.
Kehidupan Pribadi dan Sorotan Media
Selain prestasi profesionalnya, kehidupan pribadi Omara Esteghlal juga menarik minat publik dan media. Salah satu hal yang paling banyak dibicarakan adalah hubungannya dengan aktris populer Prilly Latuconsina. Hubungan mereka mulai menjadi sorotan ketika keduanya tampil bersama dalam berbagai unggahan media sosial dan liburan bersama, seperti ke Kamboja.
Kebersamaan mereka juga ditampilkan dalam berbagai momen gaya hidup — mulai dari liburan ke Tokyo DisneySea dengan gaya pakaian serasi hingga cerita keseruan mereka saat melakukan hobi baru seperti diving dan memancing.
Keduanya juga sering terlihat saling mendukung secara publik, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi. Momen‑momen kecil seperti mengajari joget tren viral atau pengalaman memancing bersama membuat hubungan mereka terlihat hangat dan penuh keseharian yang relatable bagi penggemar.
Karakter Pribadi dan Popularitas di Media Sosial
Omara tak hanya dikenal lewat film, tetapi juga aktif di media sosial seperti Instagram, di mana ia memiliki puluhan ribu pengikut. Lewat akun pribadinya, ia sering berbagi potret keseharian, behind‑the‑scene syuting, hingga refleksi tentang kehidupan.
Namun di balik popularitasnya, Omara juga menghadapi tantangan dunia digital, termasuk ketika namanya sempat dicatut oleh penipu dalam chat yang tidak bertanggung jawab — sebuah pengalaman negatif yang ia hadapi secara terbuka di media sosial.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Sosok Omara Esteghlal adalah contoh bahwa kesuksesan tak datang hanya dari bakat semata, tetapi dari kombinasi kerja keras, pendidikan, dan keinginan untuk terus berkembang. Dari seorang aktor cilik yang mulai belajar akting sejak usia dini, hingga menjadi pemenang Piala Citra di usia muda — perjalanan Omara memberikan inspirasi kuat bagi generasi muda yang bercita‑cita di bidang seni atau apa pun yang mereka geluti.
Keseriusannya dalam pendidikan menunjukkan pesan bahwa mengejar ilmu bukan hal yang menghambat karier, tetapi justru memfasilitasi kualitas dan kedalaman profesionalisme. Begitu pula komitmennya dalam tiap peran yang ia ambil — hal ini memberi pelajaran bagi banyak orang bahwa setiap tantangan, sekecil apapun, dapat meningkatkan kualitas seseorang jika dihadapi dengan dedikasi.
Lebih dari Sekadar Bintang Film
Omara Esteghlal bukan sekadar aktor berbakat — ia adalah seniman muda yang terus mengasah dirinya dan memperkaya pengalaman hidup demi karya‑karyanya. Dengan prestasi yang terus tumbuh, baik dalam dunia film maupun kehidupan personalnya yang inspiratif, Omara menunjukkan bahwa masa depan perfilman Indonesia berada di tangan generasi yang kreatif, berpikiran luas, dan berani mengeksplorasi batas kemampuan diri.
Prestasi‑prestasi yang sudah diraihnya baik dalam penghargaan maupun proyek film besar menunjukkan dampak nyata dari kerja keras dan ketulusan dalam berkarya — dan perjalanan Omara masih jauh dari kata selesai.
Baca fakta seputar : Biography
Baca juga artikel menarik tentang : Lee Do hyun: Wajah Baru yang Mencuri Hati Penonton Drama Korea


